Sunday, April 29, 2018

Wisata Gua Batu Cermin Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur

BeneteNews - Gua batu cermin berlokasi di daerah Wae Kesambi, Labuan Bajo, Kab.Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini salah satu spot wisata yang banyak banget di kunjungi oleh turis yang berkunjung di Labuan Bajo. Untu menuju ke sini jalannya udah bagus jangan bayangkan NTT itu masih jalan setapak ya guys,,, ana beberapa waktu yang lalu sempat dan menyempatkan untuk bisa kesini, kalau dari pelabuhan kita bisa makan waktu kurang lebih setengah jam. 
 
Sampai di lokasi gua batu cermin, di depan gerbang sudah menunggu petugas yang ramah senyum dan traveler akan langsung di arahkan ke loket pembelian tiket, dan bukan hanya beli tiket daftar trus langsung cyus otw , di loket kita di berikan bekal seperti senter dan juga helm safety  gitu dan beruntungnya ana yang di temanin sahabat jannah ana, kita juga di temenin oleh one guide cewek asli ana NTT seneng nya bukan main, mau tahu kenapa??? Karena ana ngerasa mereka betul-betuk menghargai orang-orang local dan mengajak mereka untuk mengenal daerah mereka serta menjaga sejarah yang mereka miliki jangan sampai malah orang luar yang memanfatkan daerah dan tanah mereka (ana sempat peluk karena saking senengnya). 
 
Dari loket menuju ke gua cermin kita melewati jalan setapak yang di kiri dan kanannya penuh dengan pohon bambu, asli asrinya dan keren aja serasa jalan di jepang hahaha sampai di mulut gua. Gak akan habis terkejutnya sampai di mulut gua traveler akan makin kagum dengan ciptaan Allah. Dari mulut gua kita akan ketemu beberapa anak tangga untuk menaikinya kita di sini sudah akan disuruh untuk menggunakan helm. Penjelajahan gua pun siap dimualai !!! 
 
Pintu masuk gua tingginya kurang lebih setengah meter saja jadi harus menunduk dan jaga punggungnya jangan sampai tergores akan sakit (tidak sesakit menahan rindu loh ya) dan menyalakan senter (saat senter di berikan di loket di cek dulu, jadi kalau gak nyala gak capek harus balik lagi) karena tempatnya gelap. Kita akan berjalan sembari membukuk untuk beberapa meter saja dengan sedikit penerangan dari senter yang kita gunakan, traveler akan di suguhkan dengan keindahan stalaktit dan stalagmit yang berkilau. So dahulu kala gua cermin ini katanya di temukan oleh penyelam inggris (ana lupa namanya, sempet di ceritakan oleh my guide “serasa turis ana” hehehe ) ana benar-benar kagum tak henti-hentinya mengucapkan “Allahuakbar, masyaaAllah”  saking tingginya gua cermin dan ada yang menyelam sedalam itu dan begitu jauh surutnya air laut saat ini, berarti tidak menutup kemungkinan kelak pada saat nya bumi ini akan tenggelam oleh pasangnya air laut SubahanaAllah. Ok lanjut ya guys, setelah beberapa meter masuk dalam gua akan ada suguhan semacam aula yang cukup luas. Di dalam gua ini ada semacam fosil penyu gitu. Dari fosil penyu traveler dapat berjalan beberapa meter dan akan melihat celah sebesar ¾ meter. Dari bagian atas gua ada sebuah celah semacam lubang yang berdiamater kurang lebih 2 meter yang menjadi lubang masuknya sinar matahari, nah dari celah tersebut  menjadi semacam cermin yang memantulkan cahaya. Namun fenomena cermin itu gak bisa dilihat setiap traveler mau ke gua cermin. Traveler dapat lihat di saat musim tertentu misalnya pada saat musim hujan dimana banyak air memenuhi celah tersebuh. (By iin)
Pintu masuk ke gua batu cermin
 
My guide kece nama nya Ilania Sumanti Bubul

0 comments:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com